PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA MALANG)
DOI:
https://doi.org/10.51774/mapan.v1i1.12Keywords:
Kompetensi, Komitmen, Kepuasan, kinerja, Pelayanan PerizinanAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui dan menganalisa pengaruh kompetensi terhadap kepuasan kerja, pengaruh komitmen terhadap kepuasan kerja, pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai, pengaruh komitmen terhadap kinerja pegawai, serta pengaruh kepuasan terhadap kinerja pegawai pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang.
Teknik analisa yang digunakan adalah Analisis Deskriptif Variable dan Analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kompetensi pegawai terhadap kepuasan kerja diperoleh nilai koefisien positif dan signifikan Komitmen Organisasional terhadap Kepuasan kerja diperoleh nilai koefisien positif signifikan, kompetensi pegawai terhadap kinerja pegawai diperoleh nilai koefisien positif dan, Komitmen Organisasional terhadap kinerja pegawai diperoleh nilai koefisien negatif tidak signifikan dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai diperoleh nilai koefisien positif signifikan, sedangkan komitmen organisasional tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, Ini mengindikasikan bahwa pegawai memiliki komitmen yang rendah terhadap Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang, sehingga disarankan supaya pegawai dapat bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan tugas dan fungsinya, memiliki komitmen yang tinggi dan kinerjanya baik, maka hendaknya dibuat job description untuk Pegawai Negeri Sipil Non struktural.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui dan menganalisa pengaruh kompetensi terhadap kepuasan kerja, pengaruh komitmen terhadap kepuasan kerja, pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai, pengaruh komitmen terhadap kinerja pegawai, serta pengaruh kepuasan terhadap kinerja pegawai pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang. Teknik analisa yang digunakan adalah Analisis Deskriptif Variable dan Analisis Structural Equation Modeling (SEM).
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kompetensi pegawai terhadap kepuasan kerja diperoleh nilai koefisien positif dan signifikan Komitmen Organisasional terhadap Kepuasan kerja diperoleh nilai koefisien positif signifikan, kompetensi pegawai terhadap kinerja pegawai diperoleh nilai koefisien positif dan, Komitmen Organisasional terhadap kinerja pegawai diperoleh nilai koefisien negatif tidak signifikan dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai diperoleh nilai koefisien positif signifikan, sedangkan komitmen organisasional tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai, Ini mengindikasikan bahwa pegawai memiliki komitmen yang rendah terhadap Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang, sehingga disarankan supaya pegawai dapat bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan tugas dan fungsinya, memiliki komitmen yang tinggi dan kinerjanya baik, maka hendaknya dibuat job description untuk Pegawai Negeri Sipil Non struktural.
Downloads
References
Anwar Prabu Mangkunegara. 2005. Sumber Daya Manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya: Bandung
Arikunto, Suharsimi, 2000. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek, PT. Bhineka Cipta, Jakarta.
Chen, Jui-Chen, Colin Silverthor Ne, JungYao Hung, 2006, Organization
Communication, Job Stress, Organizational Commitment and Job Performance of Accounting Professionals in Taiwan and America.
Dhermawan, dkk, 2012. Pengaruh Motivasi, Lingkungan Kerja, Kompetensi, dan Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali. Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis, dan Kewirausahaan. 6 (2): 173-184.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
a.Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
b.Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
c.Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).





