Analisis budaya kerja terhadap kinerja pegawai melalui job satisfaction dan employee engagement pada dinas pekerjaan umum & tata ruang Kabupaten Gresik
DOI:
https://doi.org/10.51774/mapan.v8i2.209Keywords:
Employee Engagement , Employee performance , Job satisfaction , Kinerja pegawaiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya kerja terhadap Job Satisfaction karyawan, pengaruh budaya kerja terhadap kinerja karyawan, pengaruh Job Satisfaction terhadap kinerja karyawan serta untuk mengetahui pengaruh secara tidak langsung dari budaya kerja terhadap kinerja karyawan melalui Job Satisfaction. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan SEM. Kesimpulan yang didapat pada penelitian ini adalah budaya kerja tidak memberikan kontribusi terhadap kinerja karyawan karena Budaya kerja yang ditandai dengan ketersediaan fasilitas (seperti fasilitas ibadah. Kesehatan dan kerja) masih dipandang belum memberikan kenyamanan secara psikologis sehingga pegawai pada saat bekerja akan menyebabkan merasa kurang termotivasi dalam bekerja. Budaya kerja yang dimediasi oleh Employee Engagement memberikan kontribusi terhadap kinerja karyawan, karena budaya kerja diupayakan dibentuk dengan memperhatikan kebutuhan karyawan/pegawai mampu meningkatkan Job Satisfaction karyawan selanjutnya secara keseluruhan mampu memberikan hasil yang maksimal dalam setiap pekerjaan yang diberikan. Budaya kerja yang dimediasi oleh Employee Engagement memberikan kontribusi terhadap kinerja karyawan, karena budaya kerja mendorong perilaku karyawan yang memberikan perhatian penuh pada pekerjaannya, berkonsentrasi tinggi dalam melakukan pekerjaan dan pada akhirnya meningkatkan kinerja karyawan dalam organisasi.
Downloads
References
Anitha, J. (2014). Determinants of Employee Engagement and Their Impact on Employee Performance. International Journal of Productivityand Performance Management. Vol. 63 No. 3, 2014. hal: 308-323.
Aprianto, Cendy dan Yoyok Soesatyo. 2016. “Pengaruh Motivasi Terhadap Job Satisfaction Serta Dampaknya Terhadap Kinerja Karyawan di PT. X”. Jurnal Ilmu Manajemen. Vol. 4. No. 2.
Bakker dan Matthijs (2010). Weekly work engagement and performance: A study among starting teachers. Journal of Occupational and Organizational Psychology. 83. 189-206.
Bakker, Tims, dan Derks (2012). Proactive Personality and Job Performance: The Role of Job Crafting and Work Engagement, Department of Work & Organizational Psychology. Erasmus University Rotterdam. 65(10) 1359–1378.
Hanafi, Bayu Dwilaksono dan Corry Yohana, Pengaruh Motivasi, Dan Budaya kerja, Terhadap Kinerja Karyawan, Dengan Job Satisfaction Sebagai Variabel Mediasi Pada PT BNI Lifeinsurance,2017 , Jurnal Pendidikan Ekonomidan Bisnis (JPEB) Vol. 5 No.1
Handoko, T. H. (2014). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta.
Handoyo, Agnes W dan Roy Setiawan. 2017. “Pengaruh Employee Engagement Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Tirta Rejeki Dewata”. AGORA. Vol. 5. No. 1.
Hasibuan, M. S. P. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Revisi. Bumi Aksara: Jakarta.
Hidayat, A. (2022). Work Engagement: Main Factors and Supporting Factors (Study at PT. ACS Surabaya). Enrichment: Journal of Management, 12(2), 1299-1308.
Irma, Ade dan Muhammad Yusuf, Pengaruh budaya kerja terhadap Job Satisfaction pegawai, , 2020, Jurnal Manajemen - Vol. 12 (2) , 253-258
Javed, M., Balouch, R., Hassan, F. (2014). Determinants of Job Satisfaction and its Impact on Employee Performance and Turnover Intentions. International Journal of Learning & Developement). 4 (2). 120-140.
Joushan, Shindie Aulia dkk. 2015. “Pengaruh Budaya Organisasi dan Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan pada PT PLN (Persero) Area Bekasi”. Jurnal Aplikasi Manajemen. Vol 13. No 4
.Lewiuci, P., G. dan Mustamu, R., H. (2016). Pengaruh Employee Engagement terhadap Kinerja Karyawan pada Perusahaan Keluarga Produsen Senapan Angin. AGORA. 4 (2). 101-107.
Luthans, F. (2011). Organizational Behavior: an Evidance-Based Approach. McGraw Hill/Irwin: New York.
Malik, Indah Fitriani , Hasanuddin Remmang dan Miah Said, Determinan Employee Engagement Serta Pengaruhnya Terhadap Kinerja Aparat Sipil Negara Pada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, 2020, Indonesian Journal of Business and Management, 2(2), Halaman: 94-104
Mangkunegara, A. P. 2002. “Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan”. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mathis, L. R. dan Jackson, H. J. (2011). Human Resource Management (edisi 10). Jakarta: Salemba Empat.
Merry, L. Z & Syarief, F. 2017. “The Effect of Empowerment, Employee Engagement and Organizational Comitment Towards Performance of Govermental-Employees of Financial-Management”. IJHCM (International Journal of Human Capital Management). 1(01), 152-163.
Nurbaity, A.Y dan Sulistyo, Heru. 2013. “Pendekatan Engagement dalam Membangun Kinerja Pegawai”. EKOBIS. Vol. 14. No. 2.
Nurjanah, Rian, dkk. 2016. “Kepribadian Karyawan dan Budaya Organisasi: Faktor Determinan Keterikatan Karyawan (Employee Engagement)”. Jurnal Manajemen, Vol. XX, No. 2.
Oxy Rindiantika S, Heru Susilo. 2018. “Pengaruh Job Satisfaction terhadap Kinerja Karyawan dengan Organizational Citizenship Behavior Sebagai Variabel Interverning”. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB). Vol. 64. No. 1.
Rasmuji dan ratnawati dwi putranti, Pengaruh Efektivitas Kepemimpinan Dan Budaya kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Peran Mediasi Job Satisfaction (Studi Pada PD.. BPR BKK Batang, 2017, Media Ekonomi Dan Manajemen vol. 32 no. 2 .
Robbins, Stephen P. dan Judge, Timothy A. 2013. “Organizational Behavior (Perilaku Organisasi)”. Jakarta: Salemba Empat.
Schaufeli, W. B. dan Bakker, A. B. (2004). UWES - Utrecht Work Engagement Scale: Test Manual. Unpublished Manuscripy: Department of Psychology, Utrecht University.
Schaufeli, W.B., dan Salanova, M. (2007). Work Engagement: An Emerging Psychological Concept and Its Implications for Organizations. in S.W. Gilliland, D.D. Steiner, and D.P. Skarlicki (Eds.), Research in Social Issues in Management: Managing Social and Ethical Issues in Organizations. Vol. 5, Greenwich, CT: Information Age Publishers.
Siswanto, Ajeng E. L. 2019. “The Determinant of Employee Engagement”. Iqtishadia: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah. Vol. 6. No. 2.
Siswono, Debby dan Sim. 2016. “Pengaruh Employee Engagement Terhadap Kinerja Karyawan di Rodex Travel Surabaya”. Agora. Vol 4. No 2.
Sugiyono (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung : Alfabeta
Sutrisno, Hendra dan Jufrizen, Peran Mediasi Job Satisfaction Pada Pengaruh Dukungan Organisasi Dan Budaya kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara,2022 , Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah Vol 5 No 1,
Sugiyono (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung : Alfabeta
Yuningsih, Nining , Adi Maryadi, Adibah Yahya dan Nitis Sekar Kinanthi, Motivasi, Disiplin dan Budaya kerja dalam Mempengaruhi Kinerja Pegawa, , 2021, Jurnal Pengembangan Wiraswasta Vol. 23 No. 3.
Yunus, N. H. dan Kamal, N. H. (2016). Moderating Effect Job Satisfaction on The Determinants of Herzberg’s Two-Factor Theory towards Job Performance among Customer Service Representative at In-House Call Center in Banking Sector, Klang Valley. Advances in Business Research International Journal. 37-45.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Agus Sanjaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
a.Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
b.Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
c.Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).





