Niat Mahasiswa Mengambil Sertifikasi Chartered Accountant dengan Menggunakan Pendekatan Theory of Planned Behaviour
DOI:
https://doi.org/10.51774/mapan.v7i2.193Keywords:
Pengembangan Soft Skill, Kepemimpinan Kinerja KaryawanSertifikasi, Chartered Accountant, PPAk, STIESIAAbstract
Ajzen, Icek. 1991. “The Theory of Planned Behavior”, Journal of Organizational Behavior and Human Decision Processes, Vol. 50, No. 2, h. 179-211.
Ajzen, I. 2008. The Theory of Planned Behavior: Frequently Asked Questions. University of Massachusetts, Icek Ajzen Faculty.
Andersen, W. 2012. “Analisis Persepsi Mahasiswa Akuntansi dalam Memilih Profesi sebagai Akuntan”. Skripsi. Universitas Diponegoro.
Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.
Hidayat dan Nugroho. 2010. “Studi Empiris Theory of Planned Behavior dan Pengaruh kewajiban Moral pada Perilaku Ketidakpatuhan Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi”. Universitas Airlangga Surabaya.
Jogiyanto Hartono. (2007). Sistem Informasi Keperilakuan. Edisi Revisi. Yogyakarta: Andi.
Law, Philip K. 2010. “A Theory of Reasoned Action Model of Accounting Students’ Career Choice in Public Accounting Practices in the Post-Enron”. Journal of Applied Accounting Research, Vol 11, No. 1, h. 58-73.
Ni Ketut Rasmini. (2007). “Faktor-Faktor yang Berpengaruh pada Keputusan Pemilihan Profesi Akuntan Publik dan Nonakuntan Publik pada Mahasiswa”. Buletin Studi Ekonomi Vol. 12 No.3:351-363.
Rahayu, S., Sudaryono, E., & Setiawan, D. 2003. “Persepsi Mahasiswa Akuntansi Mengenai faktor-Faktor yang mempengaruhi Pemilihan Karir”. Simposium Nasional Akuntansi VI, h. 821-838.
Rediana Setiyani. (2005).“Faktor-Faktor yang Membedakan Mahasiswa Akuntansi dalam Memilih Profesi sebagai Akuntan Publik dan NonAkuntan Publik. (Studi Empiris Pada Mahasiswa Akuntansi Perguruan Tinggi Negeri di Pulau Jawa)”. Tesis. Program Studi magister Sains Universitas Diponegoro.
Solikhah, Badingatus. 2014. “An Application of Theory of Planned Behavior Towards CPA career in Indonesia”. Journal of Social and Behavioral Sciences 164, h. 397-402.
Sugahara, Satoshi dan Gregory Boland. 2006. “Perceptions of the Certified Public Accountants by Accounting and Non-accounting Tertiary Students in Japan”. Asian Review of Accounting, Vol. 14, No. 1/2, h. 149-167.
Sugiyono. 2014. Metode Penilaian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta: Bandung.
Sulistiani, D. 2012. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat Mahasiswa Akuntansi untuk Berkarir sebagai Akuntan Publik : Aplikasi theory of Planned Behavior”. Skripsi. Universitas Diponegoro.
Zyl, Cilliers van dan Charl de Villiers. 2011. “Why Some Students Choose to Become Chartered Accountants (and Others Do Not)”. Meditari Accountancy Research, Vol. 19, No. 1/2, h. 56-74.
Downloads
References
Ajzen, Icek. 1991. “The Theory of Planned Behavior”, Journal of Organizational Behavior and Human Decision Processes, Vol. 50, No. 2, h. 179-211.
Ajzen, I. 2008. The Theory of Planned Behavior: Frequently Asked Questions. University of Massachusetts, Icek Ajzen Faculty.
Andersen, W. 2012. “Analisis Persepsi Mahasiswa Akuntansi dalam Memilih Profesi sebagai Akuntan”. Skripsi. Universitas Diponegoro.
Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.
Hidayat dan Nugroho. 2010. “Studi Empiris Theory of Planned Behavior dan Pengaruh kewajiban Moral pada Perilaku Ketidakpatuhan Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi”. Universitas Airlangga Surabaya.
Jogiyanto Hartono. (2007). Sistem Informasi Keperilakuan. Edisi Revisi. Yogyakarta: Andi.
Law, Philip K. 2010. “A Theory of Reasoned Action Model of Accounting Students’ Career Choice in Public Accounting Practices in the Post-Enron”. Journal of Applied Accounting Research, Vol 11, No. 1, h. 58-73.
Ni Ketut Rasmini. (2007). “Faktor-Faktor yang Berpengaruh pada Keputusan Pemilihan Profesi Akuntan Publik dan Nonakuntan Publik pada Mahasiswa”. Buletin Studi Ekonomi Vol. 12 No.3:351-363.
Rahayu, S., Sudaryono, E., & Setiawan, D. 2003. “Persepsi Mahasiswa Akuntansi Mengenai faktor-Faktor yang mempengaruhi Pemilihan Karir”. Simposium Nasional Akuntansi VI, h. 821-838.
Rediana Setiyani. (2005).“Faktor-Faktor yang Membedakan Mahasiswa Akuntansi dalam Memilih Profesi sebagai Akuntan Publik dan NonAkuntan Publik. (Studi Empiris Pada Mahasiswa Akuntansi Perguruan Tinggi Negeri di Pulau Jawa)”. Tesis. Program Studi magister Sains Universitas Diponegoro.
Solikhah, Badingatus. 2014. “An Application of Theory of Planned Behavior Towards CPA career in Indonesia”. Journal of Social and Behavioral Sciences 164, h. 397-402.
Sugahara, Satoshi dan Gregory Boland. 2006. “Perceptions of the Certified Public Accountants by Accounting and Non-accounting Tertiary Students in Japan”. Asian Review of Accounting, Vol. 14, No. 1/2, h. 149-167.
Sugiyono. 2014. Metode Penilaian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta: Bandung.
Sulistiani, D. 2012. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat Mahasiswa Akuntansi untuk Berkarir sebagai Akuntan Publik : Aplikasi theory of Planned Behavior”. Skripsi. Universitas Diponegoro.
Zyl, Cilliers van dan Charl de Villiers. 2011. “Why Some Students Choose to Become Chartered Accountants (and Others Do Not)”. Meditari Accountancy Research, Vol. 19, No. 1/2, h. 56-74.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
a.Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
b.Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
c.Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).





