PENGARUH BIAYA KUALITAS BAHAN BAKU DAN BIAYA PERAWATAN MESIN TERHADAP PENGURANGAN PRODUK CACAT PADA PT. MEGA SURYA ERATAMA DI MOJOKERTO
Keywords:
Biaya Kualitas Bahan Baku, Biaya Perawatan Mesin, pengurangan Produk CacatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Biaya Kualitas Bahan Baku dan biaya Perawatan mesin terhadap Pengurangan Produk Cacat pada PT. Mega Surya Eratama. Adapun tujuan pertama penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh simultan antara kedua variabel bebas tersebut terhadap Pengurangan Produk Cacat. Tujuan kedua adalah untuk menganalisis pengaruh parsial dari masing-masing variabel bebas, yaitu Biaya Kualitas Bahan Baku dan biaya Perawatan mesin, terhadap Pengurangan Produk Cacat. Tujuan ketiga adalah untuk mengidentifikasi variabel bebas mana yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap Pengurangan Produk Cacat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, Biaya Kualitas Bahan Baku dan biaya Perawatan mesin berpengaruh signifikan terhadap Pengurangan Produk Cacat. Namun, pengaruh parsial menunjukkan bahwa hanya Biaya Kualitas Bahan Baku yang memiliki pengaruh signifikan, sementara biaya Perawatan mesin tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap Pengurangan Produk Cacat. Diantara kedua variabel bebas, Biaya Kualitas Bahan Baku memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap Pengurangan Produk Cacat. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan untuk lebih fokus pada pengelolaan Biaya Kualitas Bahan Baku dalam upaya mengurangi Pengurangan Produk Cacat dan meningkatkan kualitas hasil produksi.
Downloads
References
Andriani, T., & Kusumawati, N. (2022). Strategi Perawatan Mesin dalam Industri Manufaktur. Jurnal Teknik Industri Indonesia, 12(1), 45-56.
Prasetyo, B., & Handayani, D. (2020). Pengaruh Pengendalian Kualitas terhadap Efisiensi Operasional. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 8(2), 112-124.
Purwanto, R., & Santoso, H. (2021). Efektivitas Perawatan Mesin terhadap Kinerja Produksi. Jurnal Teknologi dan Rekayasa, 10(3), 89-99.
Rahmawati, F., et al. (2019). Analisis Faktor Penyebab Produk Cacat dalam Proses Produksi. Jurnal Manajemen Operasional, 7(1), 56-70.
Santika, S., & Lestari, P. (2020). Dampak Kualitas Produk terhadap Kepuasan Pelanggan. Jurnal Ekonomi dan Manajemen Indonesia, 14(4), 78-85.
Saputra, A., et al. (2021). Dampak Perawatan Mesin terhadap Kualitas Produk. Jurnal Teknik Mesin, 15(2), 112-130.
Siregar, A., & Harahap, T. (2020). Strategi Pengendalian Bahan Baku di Industri Manufaktur. Jurnal Manajemen Strategi Indonesia, 5(1), 15-27.
Sunaryo, B., & Wibisono, T. (2019). Peran Pengendalian Kualitas dalam Meningkatkan Kinerja Produksi. Jurnal Bisnis dan Teknologi, 9(2), 98-105.
Wulandari, N., & Kusuma, R. (2022). Pengaruh Perawatan Mesin terhadap Produktivitas. Jurnal Teknologi Produksi Indonesia, 11(2), 33-45.
Heizer, J., & Render, B. (2017). Operations Management: Sustainability and Supply Chain Management. Pearson Education.
Juran, J. M. (1999). Juran’s Quality Control Handbook. McGraw-Hill.
Liao, T. W., Zhang, Z., & Liu, Y. (2015). The Impact of Maintenance Cost and Quality Control on Product Defects. Journal of Manufacturing Processes, 24(3), 45-60.
Gemba, S. (2005). Perawatan Mesin: Panduan Untuk Manajer. Penerbit Kompas.
Gaspersz, V. (2014). Total Quality Management: Konsep, Teori, dan Implementasi dalam Bisnis. Penerbit Erlangga.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fida Oktafiani, Arief Nurdiannova Qurochman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
a.Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
b.Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
c.Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).





